1. Makalah Aplikasi Fuzzy Logic Control
2. Pembahasan
3. Kesimpulan
Judul Makalah :
PENERAPAN FUZZY LOGIC PADA SISTEM PENGATURAN JUMLAH AIR BERDASARKAN SUHU DAN KELEMBABAN
Oleh : A. Sofyan
File Referensi Disini.
http://journal.uii.ac.id/index.php/Snati/article/viewFile/1332/1115
Pembahasan :
Dalam makalah ini dibahas mengenai penggunaan fuzzy logic control dalam pengaturan jumlah air pada saat proses penyiraman tanaman. Proses yang dilakukan berdasarkan suhu dan kelembaban udara, dimana kedua kondisi tersebut akan mempengaruhi banyaknya air yang akan disiram ke tanaman.
Dalam perancangannya, sistem pengendali ini menggunakan empat bagian utama dalam pembuatan sistem dasar fuzzy, yaitu fuzzifikasi, knowledge base, inferensi, defuzzifikasi.
Pada bagian fuzzifikasi, ada dua kondisi yang akan dimasukan dalam keanggotaan fuzzy, yaitu suhu dan kelembaban udara. Untuk kondisi suhu udara, terdapat lima nilai linguistik yang akan dimasukkan dalam logika fuzzy, yaitu Dingin (D), Sejuk (S), Normal (N), Hangat (H) dan Panas (P). Dengan penjabaran sebagai berikut :
- Dingin = 10 0C - 25 0C.
- Sejuk = 20 0C - 30 0C.
- Normal= 25 0C - 35 0C.
- Hangat = 30 0C - 40 0C.
- Panas = 35 0C - 50 0C.
Untuk kelembaban udara, terdapat tiga nilai linguistik Kering (K), Normal (N) dan Basah (B). Dengan penjabaran,
- Kering= 0 % - 40%.
- Normal = 25% - 75%
- Basah=60% - 100%.
Pada knowledge base dijelaskan mengenai rule-rule pernyataan yang dikelompokkan menjadi sebuah matrik yang disebut sebagai Fuzzy Associative Memory (FAM). Matrik Fuzzy Associative Memory ini mempunyai ukuran n x m, dengan n = jumlah keanggotaan input suhu udara dan m = jumlah keanggotaan input kelembaban tanah.

Fungsi Keanggotaan.
Pada blok inferensi ini, digunakan penalaran MAX–MIN untuk mendapatkan hasil output dalam domain fuzzy Sehingga dapat terlihat hasil defuzzikfikasi pada tabel dibawah ini,

FAM sistem penyiraman tanaman dan Fungsi keanggotaan output fuzzy (time)
Kesimpulan :
1.Sistem pengaturan jumlah air dalam penyiraman ini menggunakan fuzzy logic dengan 4 bagian utama yaitu, fuzzifikasi, knowledge base, inferensi, dan defuzzifikasi.
2.Terdapat dua input yaitu suhu dan kelembaban udara dengan nilai linguistic yang berbeda.
3.Output yang dihasilkan berupa pengaturan jumlah air dengan variasi waktu sesuai dengan FAM.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar